Tentang Pelarangan Aktivitas HTI di ISI

rektor-isi-keluarkan-sk-pelarangan-ormas-di-kampus-fm4elndzsg

sumber gambar: news.okezone.com

Komentar saya atas isi berita di tautan http://news.okezone.com/amp/2016/06/18/65/1418784/rektor-isi-keluarkan-sk-pelarangan-ormas-di-kampus?=utm_source=br

Kalau tidak salah, UU No. 17 Tahun 2013 tentang Ormas sudah mengatur tentang mana ormas yang boleh ada dan tidak di Indonesia. Salah satu pasalnya menyebutkan bahwa Ormas tidak boleh memiliki ideologi / asas yang bertentangan dengan Pancasila, sesuai hasil constitutional review yang diajukan ke MK. Ideologi  Hizbut Tahrir Indonesia adalah Islam, dan menurut mereka Islam tidak bertentangan dengan Pancasila. Jadi, menurut mereka secara perundang-undangan tidak ada UU yang mereka langgar. Namun bagaimana tentang pandangan mereka tentang Khilafah? Khilafah itu bukan ideologi mereka, namun adalah cara pandang teknis terhadap sistem pemerintahan yang ideal. Bagaimana apabila dibilang bahwa konsep daulah Khilafah itu bertentangan dengan konsep NKRI? Sejauh hanya dalam tataran konsep, masih di pikiran belum kepada tataran tindakan saya rasa tidak ada unsur pidananya atas ancaman terhadap keamanan negara. Tapi, kan mereka sudah mengumpulkan massa, sudah buat seminar-seminar? Apakah yang demikian tidak dianggap sebagai sebuah tindakan nyata? Tenang saja, mereka tidak akan melakukan kudeta terhadap pemerintahan kok, mereka juga tidak akan masuk ke lembaga legislatif untuk mengubah UU/UUD yanh ada di Indonesia. Mereka organisasi yang tidak memakai kekerasan fisik. Jadi sebenarnya mereka bukan merupakan ancaman bagi NKRI.

Kalau memang ISI yang melarang penyebaran Ideologi lain selain pancasila di kampusnya, ISI harus konsisten bahwa tidak hanya penyebaran ideologi Islam saja yang dilarang, ideologi-ideologi/isme-isme lain juga harusnya dilarang. Pokoknya cuma boleh pancasila saja. Tapi, gelagatnya sih kayanya sebenernya ISI bukan alergi sama Islam. Mereka kayanya cuma sebel aja sama HTI, bukan Islamnya hehehe

Kira-kira para penyuara kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul bakal pada bersuara gak ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s