Batu Akik dan Buku Bacaan

fkh

Abis nonton teater greyhound yang seru di psbj saya nyengajain ke pameran batu akik di Jatos. Ke sana karena penasaran, pengen ngerti fenomena yang lagi nge-hit itu. Bener aja, ternyata pengunjungnya rame; dari mulai anak SMP sampai orang tua yang umurnya 60an semuanya ada. Ga hanya yang laki-laki, yang perempuan juga ada. Ternyata ga sedikit juga ibu2 yang suka beli batu akik. Saya di sana kurang lebih satu jam. Ikutan tanya-tanya juga. Dari batu kalimaya dari Banten sampai batu rafles dari bengkulu semuanya ada. Ada yang dijual udah jadi, ada juga yang masih dalam bentuk potongan kecil, bahkan masih dalam bentuk bongkahan batu. Harganya macem-macem, mulai dari yang 25 ribu, sampai yg puluhan juta;semuanya tinggal pilih. Batunya memang ada yang bagus, menarik, tapi untuk membelinya saya gak minat. Saya ga nemuin motif untuk beli batu akik, dan sayapun heran sama yang beli “ngapain ya kok pada mau-maunya beli yang begituan… hobi mungkin ya…” Dalam waktu dekat pun Jatos bakal ngadain pameran batu akik lagi, yang tadinya sekarang cuma sekitar dua puluh lapak, nanti mau ngadain buat yang 60 lapak katanya, yang tentunya akan menarik jauh lebih banyak pengunjung. How can this be very seductive?

Setelah merasa cukup, tadinya saya mau langsung pulang. Jalan jalan jalan eh ternyata nyasar ke tisera. Toko buku tisera pengunjungnya tidak seramai pameran batu akik meskipun secara rutin mereka ngadain diskon buku dari yang jadi 5rban sampai 40 rban ada. Karena pabalatak ditumpuk2, banyak yang keliatannya memang tidak menarik, tapi yang menarik tentu aja ada. Asal jeli dan mau ngubek-ngubek tumpukannya aja, pasti ada satu dua yang menarik. Kaya misalkan ada buku Fiqh Minoritas dari mufti mesir Yusuf Qardhawi, yg aslinya seharga 35rb, dijual cuma 15rb (yg saya liat juga minggu yg lalu dan masih belum laku-laku). Juga ada buku terbitan gramedia yg aslinya 70rb dan 60rb, dijual cuma 35 dan 30rb. Akhirnya saya ke kasir, bayar dua buku gramedia itu, terus baru mikir “Kan tadi ke Jatos niatnya buat liat pameran batu akik, lah kok ini jadi beli buku?”

Saya jadi ngeh ternyata saya ga jauh beda juga dari mereka yang tergila-gila sama batu akik. Mereka ada yang tidak bisa menolak untuk mencari/membeli batu akik, sayapun ternyata tidak tahan sama buku diskon. Cuma beda objeknya aja, yang satu batu akik, yang satu buku. Jadi, kalau saya yg lebih suka buku tentu bilang kenapa ko mereka mau-maunya beli batu akik, mereka yang lebih suka sama batu akik juga ga salah dong kalau bilang ko ada ya yang mau-maunya beli buku bacaan. Sayapun berpikir, bagusan mana ya antara suka sama buku dengan suka sama batu akik? Setelah saya inget-inget lagi teori tingkat hirarki kebutuhannya Abraham Maslow, ternyata need for aesthetics/beauty itu tingkatan/hirarkinya lebih tinggi daripada knowledge and understanding needs. Jadi, kurang lebih kalau kata Maslow beli batu akik sebagai pemenuh kebutuhan estetis/keindahan itu lebih utama daripada beli buku sebagai pemenuh kebutuhan pengetahuan dan pemahaman. Jadi yasudahlah, ternyata mereka memang lebih logis daripada saya.

Walaupun begitu, sebenarnya mereka rugi loh kalau ke Jatos ga mampir ke tisera. Saya bilang begitu karena tisera sekarang ini lagi ngejual buku yang sangat fenomenal. Gimana engga, judulnya aja “Bocoran Pertanyaan Alam Kubur Plus Kunci Jawaban”. Buset, kurang enak apa coba? Udahmah dikasih bocoran pertanyaannya, dikasih kunci jawabannya pula. Buku ini fenomenal karena pasti akan bikin para malaikat sebel, karena udah susah-susah bikin pertanyaan, eh ini beredar kunci jawabannya. Harganyapun ga mahal-mahal amat, cuma 37ribu lima ratus rupiah. Ga heran buku tersebut ditaruh dalam rak Buku Laris. Tapi plis jangan bilang-bilang sama malaikat penanya di alam kubur ya kalau ada buku kaya beginian. Nanti kan kalau ketauan pertanyaannya bocor, terus mereka bikin pertanyaan yang baru. Kan kasian nanti sama yang udah beli buku dan menghapal isi buku ini kalau pertanyaan yang keluar ternyata beda 🙂

Terjemahan Modul Bisnis

 

  1. Industri dan Perusahaan dan Produk serta Jasa.

Hal utama yang harus dipertimbangkan adalah sang perusahaan, konsepnya atas produk dan layanan jasa, dan hubungan perusahaan Anda dengan industri di mana perusahaan Anda tersebut akan bersaing di dalamnya. Hal ini berkaitan dengan informasi marketing apa saja yang, contohnya, cocok. Informasi butuh menyertakan deskripsi dari industri, deskripsi dari konsep bisnis, deskripsi dari perusahaan Anda, dan deskripsi dari produk atau layanan jasa yang akan Anda tawarkan, deskripsi hak paten dari produk atau layanan jasa, keuntungan potensial dari penggunaan produk atau layanan jasa Anda, dan strategi memasuki pasar dan pengembangan produk dan layanan jasa Anda.

 

  1. Industri.
  • Pertimbangkan keadaan dan prospek terkini dari industri di mana bisnis yang diinginkan akan dijalankan. Pastikan untuk mempertimbangkan struktur dari industri tersebut.
  • Bahas secara mendalam besarnya pasar, tren yang sedang berkembang, dan para pesaing.
  • Bahas setiap produk atau perkembangan baru, pasar dan pelanggan baru, kebutuhan-kebutuhan baru, peluang baru dari memasuki dan keluar pasar, dan setiap tren atau ekonomi nasional, dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas bisnis baik faktor-faktor positif maupun negatif.
  • Bahas profil kelingkunganan dari industri tersebut. Pertimbangkan kebutuhan energi, faktor rantai pasokan, limbah yang dihasilkan, serta kemampuan mendaur ulang. Petakan setiap teknologi dan tren baru yang mungkin dapat mempengaruhi peluang ini.
  1. Perusahaan dan konsepnya.
  • Gambarkan secara umum konsep dari bisnisnya, bisnis apa yang perusahaan Anda ingin jalankan atau masuki, produk atau layanan jasa apa yang ingin ditawarkan, dan siapa yang akan menjadi pasar utama produk atau layanan jasa perusahaan Anda.
  • Berdasarkan latar belakang, catat tanggal pendirian perusahaan Anda dan jabarkan identifikasi dan pengembangan dari produk perusahaan Anda serta keterlibatan direksi utama perusahaan Anda dalam pengembangan tersebut.
  • Apabila perusahaan Anda sudah menjalankan bisnis selama beberapa tahun dan sedang mencari pengembangan pembiayaan, tinjau kembali rekam jejak perusahaan Anda, dan perhatikan tingkat penjualan sebelumnya serta labanya. Apabila perusahaan Anda telah mengalami kemunduran pada tahun-tahun sebelumnya, rundingkan permasalahan ini dan rumuskan usaha di masa kini dan di masa depan untuk mencegah terulangnya permasalahan, juga untuk meningkatkan kinerja perusahaan Anda.

 

  1. Produk dan layanan jasa
  • Jelaskan secara mendetail setiap produk dan layanan jasa yang akan ditawarkan.
  • Bahas penerapan dari produk atau layanan jasa Anda. Lalu, jelaskan penggunaan utama juga setiap penerapan sekunder yang signifikan dari produk atau layanan jasa. Gambarkanlah bagaimana Anda akan memecahkan sebuah masalah, menghilangkan rasa sakit, atau memberikan keuntungan atau layanan jasa yang dibutuhkan.
  • Jelaskan bagaimana sistem pengiriman dari layanan jasa atau produk Anda.
  • Tekankan setiap fitur unik (keistimewaan) dari produk atau layanan jasa Anda dan jelaskan bagaimana hal ini dapat memberikan nilai tambah yang signifikan; juga, garis bawahi setiap perbedaan antara produk atau layanan jasa lain yang berada dalam pasar dengan produk atau layanan jasa yang Anda tawarkan yang nantinya akan menjadi pertimbangan Anda untuk penetrasi ke pasar. Pastikan untuk menjelaskan kepada pelanggan bagaimana nilai-nilai akan ditambahkan dan jangka waktu pengembalian modal jasa Anda—yaitu, diskusikan berapa bulan waktu yang dibutuhkan pelanggan untuk menutupi biaya awal pembelian produk atau layanan jasa sebagai hasil dari  peningkatan waktu, biaya, atau produktivitas.
  • Sertakan penjabaran dari setiap kekurangan yang mungkin ada pada produk atau layanan jasa Anda termasuk perihal kemungkinan produk atau layanan jasa tersebut menjadi usang atau kuno.
  • Jelaskan keadaan terkini dari perkembangan produk atau layanan jasa Anda serta berapa lama waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan, menguji, dan memperkenalkan produk atau layanan jasa Anda secara penuh. Jika ada, sediakan ringkasan spesifikasi dan fungsi, serta gambar atau foto dari produk Anda.
  • Diskusikan setiap langkah awal utama yang dapat Anda lakukan yang memungkinkan Anda untuk meraih posisi yang sangat strategis dalam industri.
  • Jelaskan setiap fitur dari produk dan layanan jasa Anda yang memberikan keuntungan “tidak adil” untuk pesaing Anda. Jelaskan setiap hak paten, rahasia dagang, dan setiap fitur atau ciri yang merupakan hak cipta dari produk dan layanan jasa Anda.
  • Diskusikan setiap peluang ekspansi lini produk atau pengembangan dari produk atau layanan jasa terkait. (Tekankan peluangnya dan gambarkan bagaimana Anda dapat memanfaatkan peluang tersebut.)

 

  1. Strategi memasuki pasar dan pengembangan bisnis.
  • Tentukan variabel kesuksesan kunci pada rencana pemasaran Anda (contoh: sebuah produk yang inovatif, pemanfaatan momentum, atau pendekatan marketing) dan penentuan harga, saluran distribusi, pengiklanan, dan rencana promosi.
  • Tentukan seberapa cepat Anda ingin bisnis Anda berkembang, dan seberapa besar bisnis yang Anda inginkan dalam lima tahun pertama, dan rencana pengembangan bisnis Anda sehingga produk atau layanan jasa Anda nantinya dapat lebih baik dari produk atau layanan jasa Anda pada awal-awal bisnis.
  • Tunjukkan bahwa strategi penetrasi ke pasar dan pengembangan bisnis Anda berasal dari setiap peluang dan nilai yang ditambahkan, atau keuntungan kompetitif lain, seperti lemahnya kompetitor lain.
  • Diskusikan keberlangsungan sosial dan kelingkunganan secara keseluruhan dari rencana pengembangan Anda. Pertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sekitar apabila strategi pengembangan Anda melibatkan manufaktur lepas pantai atau buruh outsourcing.

III. Analisis dan Riset terhadap Pasar

Informasi pada bagian ini harus mendukung pernyataan yang tegas bahwa sang perusahaan dapat merebut pasar substansial dalam sebuah industri yang sedang berkembang dan dapat bertahan dalam persaingan bisnis. Karena pentingnya analisis pasar dan ketergantungan kritis terhadap bagian lain dari rencana pada informasi ini. Anda disarankan untuk mempersiapkan bagian rencana bisnis ini sebelum mempersiapkan bagian lain. Luangkan waktu yang cukup untuk mengerjakan bagian ini dengan sangat baik dan carilah juga sumber-sumber alternatif dari data pasar.

Bagian rencana bisnis ini adalah salah satu bagian yang paling sulit untuk dipersiapkan, terlebih bagian ini juga adalah salah satu yang paling penting. Bagian lain dari rencana bisnis bergantung kepada  riset dan analisis terhadap pasar yang akan dibahas di sini. Contohnya, prediksi tingkat penjualan yang secara langsung mempengaruhi faktor-faktor seperti ukuran operasi manufaktur, rencana pemasaran, serta besar hutang dan ekuitas modal yang Anda butuhkan. Kebanyakan wirausahawan biasanya mengalami kesulitan dalam mempersiapkan dan menghadirkan riset dan analisis pasar yang menunjukkan bahwa estimasi penjualan mereka sehat dan dapat dicapai.

 

  1. Pelanggan.
  • Bahas siapa pelanggan dan yang akan menjadi pelanggan produk atau layanan jasa Anda. Perhatikan bahwa setiap pelanggan potensial harus diklasifikasikan menurut kelompok homogen yang memiliki kesamaan, karakter yang bisa diidentifikasi (contoh, dari segmen pasar yang besar). Contoh, suku cadang otomotif mungkin dijual kepada perusahaan dan distributor suku cadang yang menyediakan pasar pengganti, jadi pembahasan harus merefleksikan dua segmen pasar.
  • Tunjukkan siapa dan dari mana pembeli utama dari produk atau layanan jasa Anda pada masing-masing segmen pasar. Sertakan segmen pasar nasional dan internasional yang tepat.
  • Analisis apakah pelanggan mudah dijangkau dan terbuka, bagaimana pelanggan belanja (grosir, melalui perwakilan pabrik, dll.), di bagian atau biro apa keputusan pembelian produk dalam organisasi mereka dijalankan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat keputusan pembelian tersebut. Jelaskan proses pembelian dari pelanggan, termasuk alasan yang mereka jadikan dalam membeli produk (contoh, harga, kualitas, pemilihan waktu, pengiriman, pelatihan, layanan, kedekatan personal, atau tekanan politik) dan alasan mengapa mereka mungkin mengubah keputusan pembelian yang sudah ada.
  • Buat daftar setiap pesanan, kontrak dagang, nota kesepahaman yang Anda miliki. Hal-hal tersebut adalah data yang paling penting yang harus Anda sediakan. Buat juga daftar dari setiap pelanggan potensial yang menunjukkan ketertarikannya terhadap produk atau layanan jasa Anda dan temukan alasannya. Juga, buatlah daftar dari pelanggan potensial yang telah menujukkan ketidaktertarikannya terhadap produk atau layanan jasa yang ditawarkan, dan jelaskan alasan mengapa mereka tidak tertarik dan jelaskan juga apa yang akan Anda lakukan untuk menghadapi reaksi negatif pelanggan. Tunjukkan seberapa cepat Anda yakin produk atau layanan jasa Anda akan diterima oleh pasar.
  • Apabila Anda sudah mempunyai bisnis, buatlah daftar dari pelanggan utama Anda saat ini, dan bicarakan tren penjualan Anda kepada mereka.

 

  1. Besar pasar dan tren.
  • Bayangkan akan menjadi seberapa besar keseluruhan pasar saat ini dalam lima tahun ke depan dan pangsa pasar yang akan Anda dapatkan, berdasarkan segmen pasar, dan/atau wilayah, dan/atau negara, untuk produk atau layanan jasa yang akan Anda tawarkan, dalam unit, mata uang, dan potensi laba.
  • Gambarkan juga pertumbuhan tahunan potensial untuk sekurang-kurangnya tiga tahun dari keseluruhan pasar untuk produk atau layanan jasa Anda dari setiap kelompok pelanggan utama, daerah utama, atau Negara utama dengan tepat.
  • Bahas faktor –faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan pasar. (contoh, tren industri, tren sosioekonomi, kebijakan pemerintah, dampak kelingkunganan, pergeseran atau perubahan populasi) dan ulas lagi tren sebelumnya yang ada pada pasar. Jelaskan juga setiap perbedaan antara tingkat pertumbuhan pada periode bisnis sebelumnya dengan periode bisnis yang diproyeksikan.

 

  1. Kompetisi dan keunggulan kompetitif.
  • Buatlah penilaian yang realistis terhadap kekuatan dan kelemahan kompetitor. Buat penilaian terhadap produk dan layanan jasa pengganti dan/atau alternatif dan buatlah daftar dari perusahaan, baik domestik maupun internasional, yang memasok produk dan layanan jasa tersebut dengan tepat.
  • Bandingkan produk atau layanan jasa pengganti dan yang sedang bersaing berdasarkan pangsa pasar, kualitas, harga, performa, pengiriman, pemilihan waktu, layanan, garansi, dan aspek lain yang berhubungan.
  • Bandingkan nilai pokok yang ditambahkan atau diciptakan produk atau layanan jasa Anda, dalam hal keuntungan ekonomi bagi pelanggan dan kompetitor Anda.
  • Bahas keunggulan dan kelemahan produk dan layanan jasa kompetitor Anda saat ini serta jelaskan mengapa produk dan layanan jasa tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Perhatikan setiap tindakan yang kompetitor lakukan yang dapat memberikan Anda posisi yang menguntungkan serta inspirasi untuk mengembangkan produk Anda bahkan untuk membuat produk baru. Contohnya, bahas apakah kompetitor memang sedang lesu atau mereka sedang lengah.
  • Identifikasi kekuatan dan kelemahan kompetitor. Tentukan dan bahas pangsa pasar, penjualan, sistem distribusi, dan kapabilitas produk mereka.
  • Ulas ulang posisi finansial, sumber daya, biaya, dan potensi keuntungan dari persaingan dan tren keuntungan mereka. Catat pula bahwa Anda dapat menggunakan data Robert Morris Associates sebagai perbandingan.
  • Perhatikan siapa yang memimpin layanan jasa, penetapan harga, pelaksanaan, biaya, dan kualitas. Bahas mengapa setiap perusahaan sudah memasuki atau keluar dari pasar dalam beberapa tahun ke belakang.
  • Bahas tiga atau empat poin kunci dari kompetitor dan alasan mengapa pelanggan membeli produk mereka, dan juga alasan mengapa pelanggan meinggalkan mereka. Kaitkan ini dengan keputusan pembelian yang sudah dijelaskan pada bagian IIIA.
  • Dari apa yang Anda ketahui mengenai operasi kompetitior, jelaskan alasan mengapa Anda piker mereka dapat mudah “diserang” dan Anda dapat menguasai bagian dari bisnis mereka. Bahas apa yang membuat Anda berpikir bahwa adalah hal mudah atau sulit untuk bersaing dengan mereka. Bahas secara khusus keuntungan kompetitif yang Anda dapatkan dari keunggulan “yang tidak adil” seperti misalnya dari hak paten.

 

  1. Perkiraan pembagian pasar dan penjualan.
  • Ringkas apa yang akan menjadikan produk atau layanan jasa Anda dapat dijual meskipun harus bersaing dengan kompetitor yang sudah ada atau yang akan ada. Sebutkan, secara khusus, nilai pokok yang ditambahkan atau diciptakan oleh produk atau layanan jasa Anda.
  • Identifikasi setiap pelanggan yang ingin Anda jadikan pelanggan utama (termasuk pelanggan internasional), atau pelanggan yang telah membuat komitmen pembelian. Perhatikan tingkat komitmen tersebut, dan mengapa komitmen tersebut dibuat. Bahas pelanggan mana yang dimungkinkan untuk menjadi pembeli utama pada tahun-tahun ke depan dan jelaskan mengapa.
  • Berdasarkan penilaian Anda terhadap keunggulan dari produk dan layanan jasa Anda, besar tren dan pasar, pelanggan, persaingan, dan produk mereka, dan tren penjualan pada tahun-tahun sebelumnya, estimasikan pangsa pasar dan penjualan dalam satuan dan mata uang yang akan Anda peroleh dalam setiap tiga tahun ke depan. Ingatlah untuk menunjukkan asumsi yang digunakan.
  • Tunjukkan bagaimana perkembangan penjualan per satuan produk atau layanan jasa dari perusahaan dan perkiraan pangsa pasar perusahaan Anda berkaitan dengan perkembangan industri, pelanggan, dan kekuatan serta kelemahan kompetitor. Ingatlah, asumsi yang digunakan untuk memperkirakan pangsa pasar dan penjualan harus dengan jelas dijabarkan.
  • Apabila produk Anda merupakan bisnis saat ini, juga perhatikan keseluruhan pasar, pangsa pasar Anda, dan penjualan dalam dua tahun ke belakang.

 

  1. Evaluasi pasar yang sedang berlangsung.
  • Jelaskan bagaimana Anda akan terus mengevaluasi pasar yang Anda jadikan targer; menilai kebutuhan dan pelayanan pelanggan; membuat pedoman peningkatan produk, penetapan harga, dan program produk baru; merencanakan pengembangan fasilitas produksi; dan membuat pedoman penetapan harga produk/layanan jasa.
  1. Keekonomian Bisnis

Karakteristik keekonomian dan finansial, termasuk tugas besar yang jelas dan ketahanan margin dan laba yang dihasilkan, harus mendukung daya pikat dari peluang. Operasi yang sedang berjalan dan siklus konversi uang dari bisnis, rantai nilai, dan lain-lain harus masuk akal terkait peluang dan strategi yang direncanakan.

  1. Laba kotor dan laba operasi[1] penjualan.
  • Jelaskan besar dari laba kotor (contoh, harga jual tidak sebesar variabel biaya produksi) dan laba penjualan (sebelum pajak dan bunga) untuk setiap produk dan/atau layanan jasa yang Anda jual ke pasar niche[2] yang Anda coba “serang”. Sertakan juga hasil dari analisis kontribusi Anda.
  1. Potensi dan ketahanan laba.
  • Jelaskan besar dan ketahanan yang diharapkan dari arus laba yang bisnis Anda akan hasilkan.-sebelum dan setelah kena pajak- dan perhatikan patok duga industri yang layak, pengetahuan lain yang kompetitif, atau pengalaman lain Anda yang relevan.
  • Bicarakan masalah tentang seberapa tak tahan lama atau tahan lama arus laba. Apa alasan arus laba Anda bertahan lama atau tidak, seperti rintangan untuk memasuki pasar yang Anda ciptakan, waktu untuk pengembangan teknologi dan pemenuhan pesanan ke pasar, dan ketahanan kelingkunganan, yang dalam beberapa kasus dapat menjadi penyebab penurunan biaya.
  1. Biaya tetap, variabel, dan semivariabel.
  • Sediakan ringkasan yang mendetail dari biaya tetap, variabel, dan semivariabel dalam bentuk mata uang dan sebagai persentase dari total biaya dengan tepat, untuk produk atau layanan jasa yang Anda tawarkan dan volume pembelian dan penjualan yang menjadi dasarnya.
  • Perlihatkan standar industri yang relevan.
  1. Bulan-bulan menuju titik impas.
  • Diberikannya strategi masuk pasar, rencana pemasaran, dan usulan pembiayaan Anda menunjukkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat penjualan impas per unit.
  • Perhatikan tahapan perubahan langkah-langkah yang signifikan pada titik impas Anda yang akan terjadi selama Anda mengembangkan dan menambah kapasitas substansial.
  1. Bulan-bulan menuju arus keuangan positif.
  • Diberikannya stategi dan asumsi di atas menunjukkan kapan usaha Anda akan mendapatkan arus keuangan yang positif.
  • Bayangkan jika dan kapan Anda akan kehabisan modal. Perhatikan di mana asumsi mendetail dapat ditemukan.
  • Perhatikan setiap tahapan perubahan langkah-langkah yang signifikan pada arus keuangan yang akan terjadi selama Anda mengembangkan dan menambah kapasitas.
  1. Perencanaan Pemasaran

Perencanaan pemasaran menjelaskan bagaimana proyeksi penjualan akan dicapai. Perencanaan pemasaran harus merinci strategi pemasaran secara keseluruhan yang akan mengeksploitir peluang dan keunggulan kompetitif Anda. Sertakan juga bahasan kebijakan penjualan dan layanan jasa; penetapan harga, distribusi, promosi, strategi periklanan; dan proyeksi penjualan. Rencana pemasaran harus menjelaskan apa yang harus dilakukan, bagaimana hal tersebut dilakukan, dan kapan hal tersebut dilakukan, dan siapa yang melakukan hal tersebut.

  1. Perencanaan pemasaran secara keseluruhan.
  • Jelaskan filosofi dan strategi pemasaran perusahaan Anda secara spesifik, berikan rantai nilai dan saluran distribusi pada pasar niche yang Anda kejar. Sertakan, contohnya, bahasan mengenai jenis-jenis kelompok pelanggan yang pernah melakukan pembelian atau kelompok pelanggan yang akan menjadi sasaran pada usaha intensif penjualan awal, dan kelompok pelanggan yang akan menjadi sasaran pada usaha penjualan lebih lanjut; bagaimana pelanggan spesifik yang potensial dalam kelompok tersebut akan diidentifikasi dan bagaimana mereka akan dihubungi; fitur dari produk atau layanan jasa apa, seperti pelayanan, kualitas, harga, pengiriman, garansi, atau pelatihan, yang akan menjadi fokus penjualan; apabila setiap konsep pemasaran yang inovatif dan tidak lazim akan meningkatkan dukungan atau penerimaan pelanggan, seperti jasa penyewaan ketika usaha penjualan sebelumnya telah dilakukan, dan sebagainya.
  • Tunjukkan bahwa produk atau layanan jasa Anda akan mula-mula akan diperkenalkan secara internasional, nasional, atau regional; dan jika perlu, selanjutnya tunjukkan juga setiap rencana pengembangan penjualan Anda.
  • Bahas setiap tren musiman yang mendasari siklus konversi uang dalam industri dan bahas juga apa yang dapat perusahaan Anda lakukan untuk mempromosikan penjualan pada masa tren musiman telah berakhir.
  • Jelaskan setiap rencana untuk memperoleh kontrak dengan pemerintah sebagai sarana untuk mengurangi biaya pengembangan produk dan pengeluaran tambahan.
  1. Penetapan harga.
  • Bahas strategi penetapan harga, termasuk harga yang dikenakan pada produk dan layanan jasa Anda, dan bandingkan strategi penetapan harga Anda dengan strategi penetepan harga kompetitor Anda, termasuk pembahasan yang rinci mengenai periode payback[3] (dalam bulan) kepada pelanggan.
  • Bahas margin laba kotor antara biaya produksi dengan total biaya penjualan, dan tunjukkan apakah margin ini cukup besar untuk membiayai distribusi dan penjualan, garansi, pelatihan, pelayanan, amortisasi untuk biaya pengembangan dan peralatan, kompetisi harga, dan lain sebagainya, namun masih juga dapat menghasilkan laba.
  • Jelaskan bagaimana harga yang Anda tetapkan akan memungkinkan (1)produk dan layana jasa Anda diterima oleh konsumen (2)mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar Anda meskipun harus menghadapi persaingan, dan (3)laba produk.
  • Berikan batasan atas strategi penetapan harga Anda dan bedakan antara ketetapan harga Anda dengan ketetapan harga kompetitor mereka untuk produk kompetitif dan substitusi berkaitan dengan payback ekonomi kepada pelanggan dan nilai yang ditambahkan melalui kebaruan, kualitas, garansi, pemilihan waktu, performa, pelayanan, penghematan, efisiensi, dan sebagainya.
  • Apabila Anda menjual produk dengan harga yang lebih rendah daripada produk kompetitor Anda, jelaskan bagaimana strategi Anda untuk menerapkan ini selagi mempertahankan profitabilitas (contohnya, melalui penambahan nilai yang baik dengan cara melakukan efisiensi manufaktur dan distribusi, mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk pekerja, mengurangi biaya material produk, mengurangi biaya tambahan, dan mengurangi biaya komponen biaya lain).
  • Bahas kebijakan penetapan harga Anda, termasuk juga pembahasan tentang hubungan harga, pangsa pasar, dan laba.
  1. Taktik penjualan.
  • Jelaskan metode (contoh sales force[4] perusahaan sendiri, perwakilan penjualan, organisasi penjualan manufaktur siap pakai, pengiriman langsung surat berisi promosi, atau distribusi) yang akan akan digunakan untuk mencetak penjualan dan mendistribusikan produk atau layanan jasa dan perencanaan awal dan perencanaan jangka panjang atas upaya penjualan. Sertakan juga pembahasan mengenai kebutuhan khusus (seperti alat pendingin).
  • Bahas rantai nilai dan margin yang dihasilkan yang akan diberikan kepada pengecer, distributor, tengkulak, dan pegawai sales, dan bahas pula setiap kebijakan khusus terkait potongan harga, hak ekslusif distributor, atau perwakilan penjualan, dan bandingkan dengan apa yang diberikan kompetitor Anda terhadap aspek tersebut. (Lihat Latihan Pedoman Skrining Kesempatan Usaha.)
  • Jelaskan bagaimana perwakilan penjualan atau distributor, apabila menggunakan jasa mereka, akan dipilih, ketika mereka akan memulai untuk menjadi perwakilan Anda, cakupan area yang akan mereka garap dan penghitungan utama dari penjual langsung dan perwakilan penjualan setiap bulan, dan tingkat penjualan yang diharapkan dicapai mereka.
  • Apabila sales force langsung dilakukan, jelaskan bagaimana hal tersebut akan dilakukan dan pada angka berapa (penghitungan per kepala) upaya tersebut akan dibangun; cermati apakah upaya tersebut merupakan upaya untuk menggantikan peran penjual langsung dan organisasi perwakilan penjualan, jika iya, kapan dan bagaimana upaya itu akan dibangun.
  • Apabila promosi melalui pengiriman langsung surat promosi, majalah, koran, atau media lain, telemarketing, atau penjualan katalog digunakan, tunjukkan saluran atau sarana yang spesifik, biaya (per 1.000), tingkat tanggapan yang diharapkan, dan lain-lain. Bahas bagaimana hal-hal ini akan dibangun.
  • Tunjukkan tingkat penjualan yang diharapkan untuk setiap salesperson setiap tahun dan berapa komisi, insentif, dan/atau gaji yang pantas mereka terima, dan bandingan nominal tersebut dengan nominal rata-rata untuk industri Anda.
  • Sampaikan jadwal penjualan dan biaya penjualan yang sudah termasuk biaya keseluruhan promosi pemasaran dan biaya pelayanan.
  1. Ketentuan layanan dan garansi.
  • Apabila perusahaan Anda akan menawarkan sebuah produk yang membutuhkan pelayanan, garansi, atau pelatihan, tunjukkan pentingnya hal-hal tersebut terhadap keputusan pembelian pelanggan dan bahas cara Anda dalam mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pelayanan.
  • Jelaskan jenis dan syarat dari garansi yang akan ditawarkan: apakah pelayanan akan ditangani oleh orang bagian pelayanan perusaahaan Anda, agen, penjual langsung, dan distributor, atau dikembalikan kepada pabrik.
  • Tunjukkan biaya yang ditawarkan untuk setiap panggilan (telepon) layanan dan apakah pelayanan tersebut akan menghasilkan laba atau tidak (impas).
  • Bandingkan pelayanan, garansi, dan kebijakan dan praktek pelatihan pelanggan Anda dengan yang dimiliki atau diterapkan oleh kompetitor utama Anda.
  1. Pengiklanan dan promosi.
  • Jelaskan pendekatan yang akan dilakukan perusahaan Anda untuk menghadirkan produk atau layanan jasa yang menarik perhatian pelanggan prospektif.
  • Untuk produsen peralatan original dan produsen produk industri tentukan rencana untuk ikut serta dalam pameran dagang, beriklan pada majalah sesama pebisnis, pengiriman langsung surat promosi, mempersiapkan selebaran promosi produk, dan penggunaan jasa agen pengiklan.
  • Untuk produk pelanggan, tunjukkan kampanye iklan atau promosi jenis apa yang akan digunakan untuk memperkenalkan produk, termasuk bantuan penjualan untuk penjual langsung, pameran dagang, dan lain-lain.
  • Sampaikan jadwal dan perkiraan biaya promosi dan pengiklanan (pengiriman langsung surat promosi, telemarketing, katalog, dll), dan bahas bagaimana biaya-biaya ini akan ditutupi.
  1. Distribusi.
  • Jelaskan metode dan saluran distribusi yang akan Anda gunakan. Bahas juga ketersediaan dan kapasitas saluran ini.
  • Tunjukkan sensitifitas dari biaya pengiriman sebagai bagian dari harga jual.
  • Perhatikan setiap masalah khusus yang harus diselesaikan atau hadirkan potensi kerawanan.
  • Apabila Anda melakukan penjualan internasional, perhatikan bagaimana penjualan ini akan ditangani,termasuk perihal distribusi, pengiriman, asuransi, kredit, dan koleksi.

 

  1. Desain dan Rencana Pengembangan.

Sifat dan tingkatan dari setiap desain dan pengembangan serta waktu dan biaya yang diperlukan sebelum produk atau layanan jasa dapat dipasarkan harus dipertimbangkan secara rinci. (Perhatikan bahwa biaya desain dan pengembangan sering dianggap remeh.) Desain dan pengembangan bisa jadi berupa pekerjaan teknik mesin yang dibutuhkan untuk mengkonversi prototipe laboratorium menjadi produk jadi; desain dari alat produksi khusus; pekerjaan desainer untuk membuat produk menjadi lebih menarik dan laku dijual; atau pengidentifikasian dan pengorganisasian pegawai, peralatan, dan teknik khusus – seperti peralatan, perangkat lunak komputer yang baru, kemampuan yang dibutuhkan untuk mengkomputerisasi pengecekan kredit- untuk menerapkan bisnis pelayanan.

  1. Keadaan pengembangan dan hal-hal yang harus dikerjakan.
  • ­Gambarkan keadaan terkini dari setiap produk dan layanan jasa dan jelaskan apa-apa yang harus dilakukan agar dapat membuat produk dan layanan jasa Anda laku dijual.
  • Gambarkan secara jelas kompetensi atau keahlian yang dimiliki atau yang akan dibutuhkan perusahaan Anda untuk melengkapi pengembangan ini.
  • Buat daftar dari setiap pelanggan atau pengguna akhir yang ikut serta dalam pengembangan, desain dan/atau pengujian produk atau layanan jasa Anda. Tunjukkan hasil sampai saat ini atau hasil yang diharapkan.
  1. Kesulitan dan risiko.
  • Identifikasi setiap desain utama yang diharapkan serta pengembangan masalah dan tentukan solusi yang akan digunakan untuk mengatasi hal tersebut.
  • Bahas kemungkinan dampak dari biaya desain dan pengembangan, waktu untuk pengenalan ke pasar, dan dampak dari masalah-masalah sejenis lainnya.
  1. Peningkatan produk dan produk baru.
  • Sebagai tambahan untuk menggambarkan perkembangan dari produk awal, bahas setiap desain yang sedang dikerjakan dan pekerjaan pengembangan yang direncanakan untuk menjaga agar produk atau layanan jasa Anda tetap dapat dijual kepada kelompok pelanggan yang sama. Bahas juga pelanggan yang sudah ikut serta dalam usaha-usaha ini dan lihat reaksi dari mereka. Sertakan juga setiap barang bukti yang Anda punya.
  • Dengan memperhatikan pengembangan produk yang sedang berjalan, uraikan setiap masalah yang berkaitan dengan peraturan kelingkunganan yang baru, yang tertunda, atau yang potensial.
  1. Biaya.
  • Sajikan dan bahas biaya dari desain dan pengembangan, termasuk biaya pegawai, biaya bahan baku, biaya konsultasi, dan lain-lain.
  • Bahas dampak pada proyeksi arus kas apabila menganggap remeh anggaran di atas, termasuk apabila kemungkinan dampaknya sebesar dari 15 persen sampai 30 persen.

.F. Masalah hak milik.

  • Jelaskan setiap hak paten, merek dagang, hak cipta, dan hak atas kekayaan intelektual yang Anda miliki atau Anda cari.
  • Jelaskan setiap hak atau kesepakatan kontraktual yang memberi Anda hak kepemilikan ekslusif.
  • Bahas dampak dari potensi masalah dan setiap masalah yang belum terselesaikan, seperti hak kepemilikan yang sedang disengketakan, terkait masalah hak milik pada penetapan waktu dan pada keunggulan kompetitif yang Anda asumsikan.

 

 

 

VII. Perencanaan Operasi dan Manufaktur Bisnis.

Perencanaan operasi dan manufaktur harus mencakup faktor-faktor seperti lokasi pabrik, jenis fasilitas yang dibutuhkan, luas tanah yang dibutuhkan, peralatan utama yang dibutuhkan, dan tenaga kerja (penuh dan paruh waktu). Untuk bisnis manufaktur, perencanaan operasi dan manufaktur bisnis harus mencakup kebijakan dalam pengontrolan peralatan, pembelian, kontrol produksi, dan bagian produk yang mana yang akan dibeli dan operasi bisnis apa yang akan dilakukan oleh tenaga kerja (disebut dengan kebijakan pembuatan atau pembelian). Bisnis jasa pelayanan mungkin butuh untuk secara khusus memperhatikan lokasi (lokasi yang dekat dengan pelanggan adalah hal yang wajib), mengurangi biaya tambahan, dan memperoleh produktivitas kompetitif dari tenaga kerja.

  1. Siklus Operasi Bisnis.
  • Jelaskan waktu pasti atau keterlambatan yang menjadi karakteristik dari siklus operasi pokok bisnis Anda. (Termasuk grafik serupa yang didapati dalam Latihan Skrining Kesempatan Usaha.)
  • Jelaskan bagaimana setiap beban produksi musiman akan ditangani tanpa dislokasi yang berat (contoh: dengan membangun untuk menginventarisasi atau menggunakan bantuan paruh waktu pada masa puncak kesibukan).
  1. Lokasi geografis.
  • Jelaskan lokasi geografis bisnis yang sudah direncakan. Termasuk setiap analisis mengenai lokasi dan lain-lain yang sudah Anda lakukan.
  • Bahas setiap kelebihan dan kekurangan dari lokasi bisnis tersebut dalam kaitannya dengan tenaga kerja (termasuk ketersediaan tenaga kerja, apakah para pekerja membuat serikat pekerja, tingkat gaji, dan tenaga outsourcing), dekatnya lokasi dengan pelanggan dan/atau supplier, akses transportasi, peraturan yang berlaku serta besarnya pajak pada daerah atau negara tersebut (termasuk peraturan zoning dan dampak kelingkunganan), akses ke kebutuhan dasar (ketahanan dan penggunaan energi), dan lain-lain.
  1. Fasilitas dan pengembangan.
  • Bahas fasilitas yang dimiliki bisnis Anda, termasuk luas pabrik dan kantor, gudang penyimpanan dan tanah lapang, peralatan khusus, permesinan, dan peralatan utama lain yang sedang digunakan untuk menjalankan bisnis perusahaan Anda, juga bahas apakah fasilitas-fasilitas ini memadai dan memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan peraturan kelingkunganan. Bahas setiap skala ekonominya.
  • Untuk permulaan, bahas bagaimana dan kapan fasilitas yang dibutuhkan untuk memulai produksi akan didapatkan.
  • Bahas apakah perusahaan Anda akan menyewa atau memperoleh (baru atau bekas) peralatan dan lahan bisnis dan pertimbangkan biaya dan penetapan waktu dari tindakan ini dan berapa pembiayaan yang diusulkan untuk dialokasikan pada pabrik dan peralatan.
  • Jelaskan peralatan yang akan dibutuhkan dalam tiga tahun ke depan.
  • Untuk permulaan, apabila Anda sedang menunggu untuk melakukan outsourcing manufaktur, tunjukkan lokasi dan besar dari firma, dan bahas keunggulan, risiko, dan rezim yang memonitor.
  • Bahas bagaimana dan kapan, dalam waktu tiga tahun, lahan akan diperluas dan peralatan akan dikembangkan serta kapasitas yang dibutuhkan oleh proyeksi penjualan masa yang akan datang dan setiap rencana untuk meningkatkan atau menambah luas pabrik yang sudah ada. Bahas setiap dampak kelingkunganan yang berkaitan dengan kebutuhan peluasan pabrik tersebut. Apabila ada rencana untuk memindahkan fasilitas, tenaga outsourcing, atau memindahkan tempat produksi ke luar negeri, bahas dampaknya terhadap masyarakat setempat. Pertimbangkan penetapan waktu dan biaya dari akuisisi semacam itu.
  1. Strategi dan perencanaan.
  • Jelaskan proses manufaktur yang terlibat dalam produksi produk Anda dan setiap keputusan berkaitan mensubkontraktorkan bagian komponen, ketimbang membangun manufaktur mandiri.
  • Batasi usulan kebijakan pembuatan atau pembelian yang berkaitan dengan keuangan inventori, kemampuan tenaga kerja yang ada, dan hal non-teknis lain, termasuk masalah produksi, biaya, dan kemampuan.
  • Bahas siapa yang akan menjadi subkontraktor atau supplier potensial dan setiap informasi tentang mereka atau survei yang telah dilakukan terkait mereka.
  • Hadirkan rencana produksi yang memperlihatkan informasi tingkat biaya/volume/inventori pada bermacam level penjualan dari operasi bisnis dengan perincian material yang dapat digunakan, tenaga kerja, komponen yang dibeli, dan biaya tambahan pabrik.
  • Bahas pendekatan Anda terhadap kontrol kualitas, kontrol produksi, kontrol inventori,; jelaskan kontrol kualitas dan prosedur inspeksi apa yang perusahaan Anda akan gunakan untuk meminimalisasi permasalahan pelayanan dan ketidakpuasan pelanggan.
  1. Masalah aturan dan hukum.
  • Bahas setiap ketentuan hukum negara, daerah, dan luar negeri yang relevan dengan produk, proses, atau layanan jasa Anda seperti lisensi, perizinan zoning, perizinan kesehatan, dan persetujuan kelingkunganan yang dibutuhkan untuk memulai operasi bisnis.
  • Perhatikan setiap perubahan peraturan yang sedang ditangguhkan yang dapat mempengaruhi sifat peluang Anda dan penetapan waktunya.
  • Bahas juga setiap kewajiban hukum atau kontraktual yang berhubungan dengan bisnis Anda.

VIII. Tim Manajemen.

Bagian perencanaan bisnis ini mencakup deskripsi dari fungsi-fungsi yang harus diisi, deskripsi dari manajemen personil kunci dan tugas utama mereka, gambaran struktur organisasi bisnis, deskripsi dewan direksi, deskripsi dari posisi kepemilikan investor lain, dan lain sebagainya. Anda harus menghadirkan indikasi komitmen, seperti kesediaan anggota tim untuk menerima gaji yang pantas, dan adanya kesimbangan yang baik antara kemampuan teknis, manajerial, dan bisnis dan pengalaman dalam mengerjakan apa yang direncanakan.

  1. Organisasi.
  • Hadirkan peranan manajemen kunci dalam perusahaan Anda dan individu-individu yang akan mengisi posisi tersebut. (Apabila perusahaan Anda sudah didirikan dan sudah cukup besar, grafik organisasi haruslah dilampirkan.)
  • Apabila tidak memungkinkan untuk mengisi setiap peranan eksekutif dengan seseorang yang bekerja penuh waktu tanpa menimbulkan pengeluaran tambahan yang berlebih, jelaskan bagaimana peranan-peranan tersebut akan dijalankan (contohnya: menggunakan spesialis atau konsultan paruh waktu untuk menjalankan beberapa peranan), siapa yang akan menjalankan peranan tersebut, dan kapan mereka akan digantikan dengan pegawai penuh waktu.
  • Apabila orang-orang kunci tidak akan langsung bekerja di perusahaan pada awal bisnis, tunjukkan kapan mereka akan bergabung dengan perusahaan Anda.
  • Bahas situasi terkini dan yang sudah lalu di mana orang-orang manajemen kunci telah bekerja bersama-sama yang dapat menunjukkan bagaimana kemampuan mereka melengkapi satu sama lain dan menghasilkan tim manajemen yang efektif.
  1. Personil manajemen kunci.
  • Bahas secara rinci karir penting yang sudah orang-orang kunci tersebut jalani, keahlian praktis yang relevan, kecakapan, dan rekam jejak keberhasilan mereka, yang menggambarkan kemampuan mereka untuk menjalankan peran yang ditugaskan. Sertakan dalam deskripsi Anda pencapaian penjualan dan profitabilitas mereka (besar neraca keuangan, jumlah anak buah, pengenalan produk baru, dan lain-lain) dan hasil manajemen secara umum atau manajemen kewirausahaan mereka sebelumnya.
  • Jelaskan tugas dan tanggung jawab spesifik dari setiap anggota kunci dari tim manajemen.
  • Lengkapi resume dari setiap anggota manajemen kunci yang harus disertakan di sini untuk Anda cermati atau perhatikan juga pelatihan yang relevan, pengalaman, dan pencapaian konkrit, seperti peningkatan laba dan penjualan, keberhasilan manajemen tenaga kerja, pencapaian manufaktur atau teknis, dan biaya dan waktu meeting dari mereka.
  1. Kompensasi dan kepemilikan manajemen.
  • Sebutkan gaji yang akan dibayarkan, kepemilikan saham yang direncanakan, dan besaran investasi ekuitas (jika ada) dari setiap anggota kunci dari tim manajemen.
  • Bandingkan kompensasi dari setiap anggota kunci dengan gaji yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka sebelumnya.
  1. Investor lain.
  • Jelaskan di sini setiap investor lain yang ada dalam bisnis Anda, angka dan presentasi dari keseluruhan saham yang mereka miliki, kapan mereka mendapatkan saham tersebut, dan pada harga berapa.
  1. Pekerjaan dan kesepakatan lain dan kontrak opsi saham dan rencana pemberian bonus.
  • Jelaskan setiap pekerjaan yang sudah ada atau yang masih direncanakan atau kesepakatan lain dengan anggota kunci.
  • Tunjukkan setiap saham berbatas jual dan investasi yang mempengaruhi kepemilikan dan disposisi saham.
  • Jelaskan setiap pilihan saham berdasarkan performa kinerja atau rencana pemberian bonus.
  • Rangkum setiap insentif kontrak opsi saham atau perencanaan kepemilikan saham yang diharapkan atau yang mempengaruhi pekerja dan orang-orang kunci.
  1. Dewan direksi.
  • Bahas filosofi perusahaan Anda mengenai besar dan komposisi dari dewan direksi.
  • Identifikasi setiap anggota dewan direksi yang diusulkan dan sertakan penyataan satu atau dua kalimat dari tiap latar belakang para anggota yang menunjukkan apa yang mereka dapat berikan ke perusahaan Anda.
  1. Pemegang saham, hak, dan pembatasan lain.
  • Tunjukkan setiap pemegang saham lain dalam perusahaan Anda dan setiap hak, pembatasan, atau kewajiban, seperti catatan atau jaminan, yang berhubungan dengan hal ini. (Apabila mereka semua telah diperhitungkan sebelumnya, catat saja bahwa tidak ada orang lain.)
  1. Penasihat dan layanan profesional pendukung.
  • Jelaskan layanan pendukung yang akan dibutuhkan.
  • Sebutkan nama dan afiliasi dari penasihat hukum, periklanan, konsultasi, dan perbankan yang Anda pilih untuk bisnis Anda dan layanan yang masing-masing dari mereka akan sediakan.

 

  1. Keberlanjutan dan dampak bisnis.

Bagian ini harus membahas mengenai keberlanjutan sosial, ekonomi, dan kelingkunganan dari model bisnis Anda. Karena pelanggan (dan investor) sangatlah tertarik untuk menyokong perusahaan yang proaktif terhadap masalah-masalah ini, membangun bisnis yang berkelanjutan dan telah bertanggung jawab secara sosial sejak awal dapat menghasilkan keunggulan kompetitif dan ekonomis.

  • Gambarkan setiap masalah kelingkunganan yang berkaitan dengan bisnis Anda dengan mempertimbangkan sumber daya, penghasilan limbah, dan ketaatan terhadap hukum.
  • Bahas sifat dari setiap peluang atas dampak terhadap lingkungan, seperti penurunan tingkat karbon, daur ulang, dan setiap teknologi hijau atau kapabilitas produksi yang dapat meningkatkan keberlangsungan bisnis.
  • Bahas karakter dari subkontraktor dan supplier yang Anda rencanakan untuk berbisnis bersama.
  • Bahas setiap keunggulan keberlanjutan bisnis yang Anda miliki atau yang dapat Anda kembangkan , dan bagaimana hal ini dapat dikaitkan dengan membangun loyalitas pelanggan dan dukungan masyarakat terhadap produk atau layanan jasa Anda.
  • Rangkum peluang pekerja yang sepertinya akan diciptakan oleh bisnis Anda, dan jelaskan setiap rencana untuk menggunakan tenaga kerja outsourcing atau lepas pantai dan bagaimana hal ini dapat memberikan dampak pada masyarakat dan kelompok pekerja Anda.
  • Periksa dampak kelingkunganan potensial dari bisnis Anda selagi bisnis Anda berkembang.
  1. Jadwal keseluruhan bisnis.

Jadwal bisnis yang menunjukkan penetapan waktu dan hubungan timbal balik dari setiap peristiwa besar yang dibutuhkan untuk memulai bisnis dan kesadaran akan tujuan penetapan jadwal keseluruhan bisnis tersebut adalah bagian yang sangat penting dari perencanaan bisnis. Konversi kas dan siklus operasi pokok dari bisnis akan memberikan masukan kunci untuk jadwal bisnis ini.  Jadwal bisnis yang disajikan dengan baik sangatlah berharga untuk meyakinkan investor potensial sehingga tim manajemen dapat merencanakan pengembangan dari bisnis dengan tetap menyadari hambatan yang mungkil muncul dan berusaha meminimalisasi risiko investor. Karena waktu untuk melaksanakan banyak hal cenderung dianggap remeh dalam banyak perencanaan bisnis, sangatlah penting bagi Anda untuk mendemonstrasikan bahwa Anda telah dengan tepat memperkirakan pertimbangan-pertimbangan di atas sebelum menentukan jadwal bisnis. Buatlah jadwal bisnis Anda seperti berikut:

  1. Rancang (gunakan diagram batang) siklus konversi kas bisnis Anda untuk setiap produk atau layanan jasa yang diharapkan, rentang waktu antara pemesanan dengan pembelian material mentah, atau antara kegiatan menginventarisasi barang dengan kegiatan pengiriman dan pengumpulan barang.
  2. Persiapkan jadwal bisnis bulanan yang menunjukkan penetapan waktu dari pengembangan produk, perencanaan pasar, program penjualan, produksi, operasi bisnis. Jadwal bisnis tersebut harus mencakup rincian yang memadai untuk menunjukkan penetapan waktu dari pekerjaan utama yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah aktivitas bisnis.
  3. Pada jadwal bisnis Anda, tunjukkan batas waktu setiap pekerjaan atau batu loncatan yang penting untuk keberhasilan bisnis Anda, seperti:
  • Inkorporasi bisnis.
  • Penyelesaian desain dan pengembangan.
  • Penyelesaian prototipe.
  • Mendapatkan perwakilan penjualan.
  • Mendapatkan tampilan produk dalam pameran dagang.
  • Penandatangan kesepakatan dengan distributor dan dealer.
  • Pemesanan material dalam kuantitas produk.
  • Memulai proses produksi dan operasi bisnis.
  • Menerima pesanan perdana.
  • Mengirimkan pesanan perdana.
  • Menerima pembayaran perdana atas piutang.
  1. Tunjukkan jadwal lonjakan jumlah personil manajemen, jumlah personil pemroduksian dan operasi bisnis, dan jumlah pabrik atau peralatan dan hubungan aspek-aspek tersebut dengan pengembangan bisnis.
  2. Bahas secara umum aktivitas yang kemungkinan besar menyebabkan pergeseran jadwal, apa langkah-langkah yang akan diambil untuk memperbaiki pergeseran jadwal tersebut, dan dampak dari pergeseran jadwal tersebut terhadap operasi bisnis, khususnya terhadap keberlangsungan dan keperluan modal bisnis.
  3. Risiko, Masalah, dan Asumsi Serius.

Setiap pengembangan bisnis pasti mempunyai risiko serta masalah, dan perencanaan bisnis selalu memuat beberapa asumsi implisit tentang risiko serta masalah tersebut. Anda harus menyertakan deskripsi risiko dan konsekuensi dari hasil buruk yang terkait dengan industri Anda, perusahaan Anda dan personilnya, daya tarik pasar atas produk Anda, dan penetapan waktu dan finansial dari permulaan bisnis Anda. Pastikan untuk membahas asumsi-asumsi yang berhubungan dengan proyeksi penjualan, pesanan pelanggan, dan sebagainya. Jika bisnis Anda memiliki suatu hal yang dapat dinilai sebagai kekurangan yang fatal, jelaskan mengapa hal tersebut bukanlah sebuah kekurangan fatal. Penemuan investor potensial atas setiap faktor negatif yang tidak Anda katakan dapat menurunkan kredibilitas bisnis Anda dan membahayakan pembiayaan bisnis Anda. Ketahuilah bahwa kebanyakan investor pertama-tama akan membaca bagian yang menjelaskan tim manajemen Anda dan kemudian mereka akan membaca bagian ini.

Jangan hilangkan bagian ini. Apabila Anda melakukannya, si pembaca kemungkinan besar menyimpulkan hal-hal berikut ini:

  1. Anda menganggap mereka sangat naĂŻf atau bodoh, atau keduanya.
  2. Anda bermaksud menipu mereka.
  3. Anda tidak cukup objektif untuk menyadari dan menghadapi asumsi dan masalah.

Mengidentifikasi dan mendiskusikan risiko pada bisnis Anda menunjukkan kemampuan Anda sebagai seorang manajer dan akan meningkatkan kredibilitas diri Anda dan bisnis Anda di hadapan investor modal bisnis Anda atau investor privat. Melakukan inisiatif untuk mengidentifikasi dan membahas risiko bisnis membuat Anda terlihat bahwa Anda memikirkan risiko tersebut dan mampu mengatasinya. Risiko tersebut selanjutnya tidak akan dilihat sang investor sebagai sebuah kesulitan besar yang dihadapi perusahaan Anda.

  1. Bahas asumsi dan risiko bisnis yang ada secara implisit pada bisnis Anda.
  2. Identifikasi dan bahas setiap permasalahan besar dan risiko bisnis lain, seperti:
  • Kehabisan kas sebelum pemesanan berhasil.
  • Potongan harga potensial yang dilakukan kompetitor.
  • Setiap potensi tren industri yang tidak menguntungkan.
  • Biaya desain atau manufaktur melebihi yang diperkirakan.
  • Proyeksi penjualan tidak tercapai.
  • Pengembangan produk yang melenceng dari jadwal.
  • Kesulitan atau rentang waktu yang terlalu panjang yang dihadapi dalam usaha pembelian suku cadang atau material mentah.
  • Kesulitan yang dihadapi dalam memperoleh kredit bank yang dibutuhkan.
  • Biaya inivasi dan pengembangan yang lebih besar dari yang diperkirakan.
  • Kehabisan kas setelah pesanan datang.
  1. Tunjukkan asumsi, atau masalah potensial, dan risiko apa yang paling penting bagi keberhasilan bisnis Anda, dan jelaskan rencana Anda untuk meminimalisasi dampak dari perkembangan bisnis yang tidak menguntungkan kasus per kasus.

XII. Perencanaan Finansial.

Perencanaan finansial adalah hal yang mendasar untuk mengevaluasi sebuah peluang investasi dan harus merepresentasikan prakiraan terbaik Anda mengenai kebutuhan finansial. Tujuan dari perencanaan finansial adalah untuk menunjukkan potensi bisnis Anda dan untuk menghadirkan timetable dari keberlangsungan finansial perusahaan Anda. Perencanaan finansial juga dapat berfungsi sebagai perencanaan operasi bisnis untuk manajemen finansial yang menggunakan tolak ukur finansial. Dalam mempersiapkan perencanaan finansial, Anda harus melihat bisnis Anda dengan jeli dan pertimbangkan cara alternatif untuk memulai atau membiaya bisnis Anda tersebut.

Sebagai bagian dari perencanaan bisnis, manifes finansial harus dipersiapkan. Untuk memperkirakan kebutuhan arus kas, gunakan akuntansi yang berbasis kas, ketimbang yang berbasis akrual (contoh: gunakan analisis arus kas real time dari kwitansi atau pencairan yang diharapkan). Analisis ini harus mencakup analisis finansial tiga tahun ke depan, termasuk laporan laba-rugi tahun yang sedang berjalan dan tahun sebelumnya dan neraca keuangan, apabila dapat diterapkan; perkiraan laba dan kerugian selama tiga tahun ke depan; laporan keuangan proforma dan neraca keuangan; dan grafik titik impas. Pada manifest yang sesuai, atau pada sebuah lampiran, tentukan asumsi di balik item tersebut seperti tingkat dan pertumbuhan penjualan, periode pengumpulan dan pembayaran, kebutuhan inventori, besar kas, dan biaya barang-barang. Analisis Anda terhadap operasi bisnis dan siklus konversi kas dalam bisnis akan memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi asumsi penting ini.

Laporan pendapatan proforma adalah bagian perencanaan laba dari manajemen finansial dan dapat menunjukkan adanya kemungkinan potensi finansial dari sebuah bisnis baru. Karena biasanya tingkat laba, khusunya selama tahun-tahun permulaan bisnis, tidak akan mencukupi untuk membiayai kebutuhan mengoperasikan aset, dan karena pemasukan kas yang sebenarnya tidak selalu cocok dengan pengeluaran kas dalam jangka pendek, maka dianjurkan bagi Anda untuk menyusun prakiraan arus kas yang menunjukkan kondisi ini yang juga membuka kemungkinan bagi manajemen untuk merencanakan kebutuhan kas. Selanjutnya, neraca besar proforma digunakan untuk merinci aset yang dibutuhkan untuk menyokong tingkat proyeksi operasi bisnis dan, melalui liabilitas, untuk menunjukkan bagaimana aset-aset ini dibiayai. Neraca keuangan yang diproyeksikan dapat menunjukkan apabila rasio pinjaman-hingga-ekuitas, modal perusahaan, rasio saat ini, perputaran persediaan, dan sejenisnya, berada dalam batas yang dapat diterima yang dibutuhkan untuk mengukur pembiayaan masa yang akan datang yang diproyeksikan untuk bisnis Anda. Akhirnya, grafik titik impas yang menunjukkan tingkat penjualan dan produksi yang akan mencakup keseluruhan biaya, termasuk biaya-biaya yang bervariasi maupun yang serupa pada tiap tingkatan produksi, sangatlah berguna.

  1. Laporan pendapatan aktual dan neraca keuangan. Untuk bisnis yang sedang dijalankan, persiapkan laporan pendapatan dan neraca keuangan dari tahun yang sedang berjalan dan dua tahun sebelumnya.
  2. Laporan pendapatan proforma.
  • Menggunakan prakiraan penjualan dan biaya produksi pendukung dan operasi bisnis, siapkan laporan pendapatan proforma untuk paling tidak tiga tahun pertama.
  • Bahas secara menyeluruh asumsi-asumsi (contoh: besaran yang diperbolehkan untuk berhutang dan memberikan diskon diskon, atau setiap asumsi yang dibuat berkaitan dengan biaya penjualan, atau biaya umum atau administratif menjadi persentase yang telah ditetapkan terkait biaya atau penjualan.) yang dibuat dalam mempersiapkan laporan pendapatan proforma dan buatlah dokumentasinya.
  • Gambarkan perencanaan bisnis pada Bagian XI dan perhatikan setiap risiko besar, seperti efek dari penurunan tingkat penjualan sebesar 20 persen dari yang diproyeksikan atau dampak merugikan dari keharusan untuk berusaha maksimal meningkatkan tingkat produktivitas dari waktu ke waktu, yang dapat mengganggu usaha untuk mencapai target penjualan dan laba bisnis, juga sensitivitas laba terhadap risiko ini.
  1. Neraca keuangan proforma. Siapkan neraca keuangan proforma secara semi manual pada tahun pertama dan setiap akhir tahun selama tiga tahun pertama operasi bisnis Anda.
  2. Analisis arus kas proforma.
  • Proyeksikan arus kas setiap bulan untuk satu tahun pertama dari operasi bisnis Anda dan setiap triwulan sekurang-kuranganya untuk dua tahun ke depan. Rinci jumlah dan penetapan waktu dari pemasukan dan pengeluaran kas. Tentukan kebutuhan Anda dan penetapan waktu dari pembiayaan tambahan dan tunjukkan kebutuhan puncak dari modal perusahaan. Tunjukkan bagaimana pembiayaan tambahan yang dibutuhkan diperoleh, seperti melalui pembiayaan ekuitas, pinjaman bank, atau fasilitas kredit jangka pendek dari bank, dan bagaimana pembiayaan tambahan itu akan dilunasi. Ingat bahwa nominal-nominal ini berbasis kas, bukan akrual atau akuntansi.
  • Bahas asumsi-asumsi, seperti yang tercipta saat penetapan waktu dari pengumpulan piutang, diskon perdagangan yang diberikan, waktu pembayaran kepada vendor, kenaikan gaji dan upah yang direncanakan, antisipasi naiknya biaya operasi bisnis, karakteristik faktor musiman dari bisnis yang mempengaruhi kebutuhan inventori, pergantian inventori tiap tahun, pembelian peralatan kapital, dan lain-lain. Lagi-lagi, asumsi-asumsi ini real time (seperti kas), bukan akrual.
  • Bahas sensitivitas arus kas terhadap perbedaaan asumsi faktor bisnis (contoh: perubahan yang mungkin terjadi pada asumsi krusial tersebut sebagai sebuah peningkatan pada periode pengumpulan piutang atau tingkat penjualan lebih rendah daripada yang diperkirakan).
  1. Grafik titik impas.
  • Hitung titik impas dan siapkan grafik yang menunjukkan kapan titik impas akan dicapai dan setiap perubahan bertahap yang mungkin terjadi pada titik impas.
  • Bahas titik impas pada bisnis Anda dan apakah itu akan mudah atau sulit untuk dicapai, termasuk pembahasan dari besar volume penjualan impas relatif sampai penjualan total yang diproyeksikan, besar dari margin kotor dan sensitivitas harga, dan bagaimana titik impas ini mungkin dikurangi apabila bisnis Anda tidak mencapai proyeksi penjualannya.
  1. Kontrol biaya. Jelaskan bagaimana Anda akan memperoleh informasi tentang laporan biaya dan seberapa sering Anda memperoleh informasi tersebut, siapa yang akan bertanggung jawab untuk mengontrol elemen biaya yang bermacam-macam, dan bagaimana Anda akan mengambil sikap apabila anggaran belanja membengkak.
  2. Hal penting. Garis bawahi kesimpulan penting, termasuk besar maksimal dan penetapan waktu dari kas yang dibutuhkan, besar hutang dan ekuitas yang dibutuhkan, seberapa cepat tiap hutang akan dilunasi, dan sebagainya.

XIII. Penawaran Perusahaan Yang Diusulkan.

Tujuan perencanaan bagian ini adalah untuk menunjukkan jumlah uang yang sedang ditargetkan untuk didapat, karakter dan jumlah sekuritas yang ditawarkan kepada investor, penjelasan ringkas dari penggunaan yang akan berasal dari modal yang diperoleh, dan rangkuman dari bagaimana investor diharapkan mencapai tingkat pengembalian modal yang ditargetkan. Anda disarankan untuk membaca pembahasan tentang keuangan pada Bagian IV.

Pembiayaan perusahaan Anda yang akan Anda usulkan pada bagian ini adalah langkah-langkah awal dalam proses negosiasi dengan mereka yang berminat untuk berinvestasi, dan sangatlah mungkin pembiayaan Anda akan menggunakan jenis sekuritas yang berbeda dari yang awalnya diusulkan.

  1. Pembiayaan yang diinginkan. Berdasarkan proyeksi arus kas real time Anda dan prakiraan Anda atas berapa banyak uang yang dibutuhkan dalam tiga tahun ke depan untuk membiayai pengembangan dan/atau perluasan bisnis Anda seperti yang dideskripsikan, tunjukkan berapa kebutuhan modal yang akan didapatkan dari penawaran ini dan berapa yang kan didapatkan dari pinjaman berjangka atau fasilitas kredit.
  2. Penawaran.
  • Jelaskan jenis (seperti saham biasa, obligasi konversi, pinjaman dengan surat jaminan, pinjaman ditambah saham), harga unit, jumlah total sekuritas yang akan dijual pada penawaran ini. Apabila sekuritas tidak hanya berbentuk saham biasa, tunjukkan berdasarkan jenis, bunga, kematangan, dan kondisi konversi.
  • Tunjukkan persentase perusahaan yang para investor dari penawaran ini akan miliki setelah penawaran ini disepakati atau setelah memutuskan untuk melaksanakan setiap konversi saham atau membeli hak opsi dalam kasus yang berkaitan dengan obligasi konversi atau surat jaminan.
  • Sekuritas yang dijual melalui penempatan privat yang sehingga penjualan tersebut kemudian dibebaskan dari pendaftaran SEC harus berisi pernyataan berikut dalam bagian dari perencanaan:

Saham yang dijual dalam penawaran ini merupakan saham sekuritas berbatas jual dan mungkin belum siap untuk dijual kembali. Sang investor prospektif harus memahami bahwa sekuritas semacam itu mungkin dibatasi untuk dijual kembali dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Setiap pembeli diharuskan untuk menandatangani pernyataan kepuasan atas Kesepakatan Non Distribusi dalam formulir konsultan perusahaan.

  1. Kapitalisasi.
  • Hadirkan dalam bentuk tabel jumlah saham biasa yang beredar saat ini atau yang diusulkan untuk beredar nanti (pasca penawaran). Tunjukkan setiap saham yang ditawarkan oleh orang-orang manajemen kunci dan tunjukkan jumlah saham yang akan mereka pegang setelah selesainya pembiayaan yang diusulkan.
  • Tunjukkan berapa banyak saham dari saham biasa perusahaan Anda yang akan tetap terotorisasi tapi tidak dikeluarkan setelah penawaran dan berapa banyak yang akan disimpan untuk opsi saham untuk pekerja kunci masa mendatang.
  1. Penggunaan dana. Investor pasti ingin mengetahui bagaimana uangnya dibelanjakan. Sediakan deskripsi ringkas tentang bagaimana modal yang diperoleh akan digunakan. Rangkum sespesifik mungkin berapa yang akan digunakan untuk hal-hal seperti desain dan pengembangan produk, peralatan kapital, pemasaran, dan kebutuhan kapital lainnya secara umum.
  2. Pengembalian modal investor. Tunjukkan bagaimana valuasi Anda dan kepemilikan saham yang diusulkan akan menghasilkan tingkat pengembalian modal yang diinginkan untuk investor yang telah ditargetkan dan apa mekanisme menuai atau meninggalkan saham yang kiranya akan digunakan (IPO , penjualan surat berharga, merjer, MBO, dll.)

XIV. Lampiran.

Sertakan informasi yang terlalu banyak, tetapi diperlukan, untuk dicantumkan pada bagian utama dari rencana bisnis (spesifikasi produk atau foto; daftar referensi, supplier dari komponen penting; analisis khusus dari faktor lokasi, fasilitas, atau hal teknis; laporan dari konsultan atau ahli teknik; dan salinan persetujuan peraturan penting, lisensi, dll.).

LANGKAH 5

INTEGRASIKAN TIAP BAGIAN.

Integrasikan bagian lain yang Anda buat ke dalam perencanaan bisnis yang koheren yang dapat digunakan sesuai dengan tujuan pembuatannya.

LANGKAH 6

MEMINTA MASUKAN.

Setelah perencanaan bisnis Anda tulis, Anda disarankan untuk mengulas ulang perencanaan bisnis Anda tersebut. Tidak peduli seberapa hebat Anda atau tim Anda, Anda biasanya akan mengabaikan aspek permasalahan dan ancaman bagi bisnis Anda. Seorang reviewer yang baik dapat memberi Anda keuntungan karena penilaiannya yang objektif. Kuasa hukum Anda dapat memastikan bahwa dalam perencanaan bisnis Anda tidak ada pernyataan yang keliru dan perencanaan bisnis Anda juga membahas tentang semua ketentuan dan hal sejenisnya.

[1]Operating margin is a margin that additionally subtracts all overhead and operational expenses from revenues, indicating the amount of profit the company has left before figuring in the expenses of taxes and interest. Lih. http://www.investopedia.com/ask/answers/122314/what-difference-between-gross-margin-and-operating-margin.asp

[2] Niche Market (baca: nis atau nic) adalah pasar yang yang sangat fokus terhadap suatu jenis atau layanan tertentu. lih. http://hot.yukbisnis.com/niche-market/

[3] Payback Period adalah jumlah tahun yang diperlukan untuk mengembalikan investasi yang telah dikeluarkan. Lih. shirinesipila3.blogspot.com/

[4] Sales force adalah orang-orang yang menjual produk atau jasa melalui kontak langsung dengan pelanggan. Lih. https://ml.scribd.com/doc/31304166/SalesForce