Apa Yang “FlappyBird” Ajarkan Kepada Kita Mengenai Hidup

image

FlappyBird. Bagi teman-teman yang memiliki perangkat ber-Operating System Android atau iOS pasti udah ga asing lagi sama game yang satu ini yang sekarang emang lagi populer. Tapi, kalo ada yang belum tau, dan nanya “FlappyBird itu game apaan sih?” mungkin gambar di bawah ini dapat memberikan teman-teman pencerahan FlappyBird.

image

Yup, FlappyBird itu emang game yang menantang ketangkasan kita untuk maenin burung. Game-nya itu menurut saya simple banget. Kita cukup tap-tap-tap atau nyentuh layar biar burungnya terbang ga jatuh ke darat atau ga nyentuh pipa-pipa ijo. Kalo nyentuh pipa ijo, atau jatuh ke darat, berarti kita mati.Tapi, setiap ngelewatin pipa ijo, nanti kita dapet satu poin yang kalo kita kumpulin terus nanti dapet medal: bronze, silver, gold, platinum. Sangat simple memang gameplay-nya. Tapi, siapa sangka kalo di balik sederhananya game FlappyBird ini ternyata ada pelajaran tentang hidup yang terselip loh. Penasaran? Yu kita simak.

1. Selalu bersiap dalam hidup.

Sebelum permainan dimulai, kita bakal dihadapkan dengan layar yang isinya seruan “Get Ready!” Saya yakin tulisan “Get Ready!”ini dipasang bukan tanpa ada maksud. Yang saya tangkap, dengan tulisan ini developer game ini ingin kamu bersiap-siap sebelum mulai main.

image

Maksudnya, sebelum mulai, dia ingin memastikan sudahkah kamu membereskan segala hal atau kewajiban yang memang harus segera dibereskan seperti contohnya udah ke kamar mandi atau belum, udah ibadah apa belum, udah makan apa belum, udah ngerjain skripsi tugas apa belum, udah ngebalesin sms, BBM, WA, atau Line yang masuk apa belum, udah matiin koneksi apa belum. Hal ini untuk memastikan ketika nanti kamu main kamu ga ada gangguan, kamu bisa fokus, bisa konsentrasi penuh buat ngelewatin rintangan pipa ijo buat ngedapetin poin sebanyak-banyaknya. Bayangin kalo misal lagi asik-asiknya main, tiba-tiba ada telepon masuk, atau kebelet mau ke WC, pasti kan bakal ganggu banget. Begitu pula dalam hidup. Sebelum memulai hidup kita, tiap paginya, kita juga harus dalam keadaan siap. Kita harus siap-siap sebelum menghadapi rintangan yang akan datang menghadang tiap waktunya. Contoh simple-nya sih ya sebelum memulai aktivitas hari ini, kita harus sarapan dulu biar ada tenaga, atau kalo kita nanti siang ada kuis, ya seengganya kita harus buka-buka lagi catetan kuliah kita.

image

2. Dalam hidup kita harus selalu bergerak.

Dalam game ini, si burung ga ada berhenti-berhenti terbang ke depan. Walaupun dia harus menghadapi rintangan pipa ijo yang kalo ditabrak bisa bikin benjol, dengan gagah beraninya dia terus terbang ke depan, dia terus bergerak. Nah, dalam hidup juga kita harus terus bergerak ke depan, gak boleh diam, karena waktu berjalan, dan dunia ini pun bergerak. Sebentar saja kita diam, maka kita akan tertinggal oleh yang lain. Toh, dalam pelajaran Biologi pas SMP juga kan kita diajarin bahwa salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Kalo kita sudah gak bergerak, ya berarti kita mati, kalo mati ya dikubur terus abis itu ditinggal sendiri deh di kuburan sama yang lain.

image

3. Bisa karena biasa.

Saya yakin ketika awal-awal kita bermain game ini kita pasti akan ngerasa kalo kita sedang bermain game yang sebenarnya secara gameplay itu sederhana namun ternyata susah juga buat dimaininnya. Bagaimana tidak, kita harus menyeimbangkan terbang si burung dengan menyentuh layar secara taktis. Salah-salah nyentuh layar malah bisa bikin burung kita kejedot pipa ijo. Di 20 game pertama saya, saya cuma bisa mencetak 1 sampai 3 poin, gagal dalam rintangan pertama (tidak dapat poin satupun) bahkan adalah hal yang lumrah. Sempet mikir untuk uninstall game ini karena bikin stress dan kesel (malah ada yang bilang bisa bikin kamu banting HP). Tapi, ternyata setelah saya mencoba lebih sering, perlahan tapi pasti skor akhir saya terus meningkat, 5, 20, 23, 44, 60, dan yang sekarang yang tertinggi adalah 81. Skor rata-rata yang awalnya per-game itu paling cuma 1 sampai 5, sekarang jadi bervariasi menjadi 20 sampai 40an. Pelajaran yang dapat kita ambil adalah terkadang kita terlalu awal untuk menggap sesuatu itu sulit sehingga kita cepat menyerah. Padahal, sebenarnya hal tersebut tidaklah sulit untuk dilakukan, hanya kita saja belum terbiasa untuk melakukannya. Kalian tahu dukun? Saya yakin dukun manapun di dunia ini pasti awalnya takut sama yang namanya setan. Tapi, semakin sering mereka berinteraksi dengan setan, semakin hilanglah rasa takutnya. Kalo ditanya kenapa, pasti jawabannya karena sudah terbiasa, dan karena udah tau ilmunya pastinya. Bayangkan dulu kalo si dukun itu pas pertama ngeliat setan dia takut terus nyerah gitu aja (uninstall aja), saya yakin dia ga bakal jadi dukun dan akan terus takut sama yang namanya setan. Untung dipaksain, jadinya berhasil deh jadi dukun. Ya, bisa karena biasa, biasa karena dipaksa.

image

4. Kesuksesan itu butuh proses.

Di game FlappyBird ini, kita tidak memulai permainan dari poin 40 atau 70 atau 100, kita semua memulai permainan dari poin 0 “nol”. Dari poin nol inilah kita memulai, lalu mengumpulkan poin. Setiap melewati tantangan, kita hanya mendapat satu poin, tidak langsung 100. Kita mengumpulkan poin satu demi satu yang nantinya menentukan dapat medali apakah kita: bronze, silver, gold, atau platinum yang masing-masingnya tentu saja mencerminkan kesuksesan kita dalam bermain game ini. Udah mah ngumpulin poinnya satu satu, pas udah ngumpulin banyak, eh di tengah jalan nabrak pipa, dan harus mulai dari nol lagi, tidak ada checkpoint! Ini butuh kesabaran, dan tentu saja melelahkan. Nah, dalam hidup juga seperti itu. Kalo kita mau sukses, kita harus sabar dalam melewati tiap-tiap proses dalam mencapai kesuksesan kita. Jangan jadi pribadi yang pengennya apa-apa instan, termasuk dalam meraih kesuksesan, karena biasanya yang seperti itu akan menghalalkan segala cara agar dia sukses. Sukses yang instan dengan menghalalkan segala cara, atau kalo dalam game ini maen game-nya pake cheat, adalah sukses yang palsu, gak bakal bertahan lama. Jadi, kalo mau sukses ya nikmati aja perjuangan kamu, nikmati aja prosesnya walau kamu harus jatuh bangun. Ingatlah bahwa kesuksesanmu itu berbanding lurus dengan kadar lelahmu, jadi kalo mau sukses jangan takut buat berlelah-lelah.image

5. Kalo kamu jatuh, ya bangkit lagi.

Game FlappyBird ini emang bikin kecanduan banget. Walaupun burung kita mati nabrak pipa terus, kita kayanya ga ada bosen-bosennya buat main lagi dan lagi dari nol buat ngelampauin Best Score kita sendiri yang udah kita cetak sebelumnya. Best Score itu ibarat napak tilas kesuksesan yang pernah kita torehkan dalam permainan ini, yang senantiasa kita coba untuk lampaui walaupun harus ngebuat burung kita benjol-benjol nabrak pipa.

image

Nah, beginilah seharusnya kita memperlakukan hidup kita. Kalo kita pernah sukses, dan tiba-tiba kemalangan menimpa kita sehingga kita menjadi “bangkrut”, kita harus optimis untuk memulai mencapai sukses kita kembali karena kita tahu bahwa kita pernah sukses. Ibaratnya sih gini “dulu aja bisa sukses, kenapa sekarang engga? Pasti bisa dong!” Orang yang pernah sukses pasti tahu caranya agar jadi sukses, dan untuk menjadi lebih sukses lagi, dia hanya perlu untuk mengambil pelajaran dari kejadian yang membuat dia dulu jatuh. Tetap bersemangat, ambil pelajarannya, perbaiki, niscaya kita bisa menjadi lebih sukses.

image

6. Teladani FlappyBird, jangan Angry Birds.

Poin 6 ini saya tujukan kepada bangsa burung, tidak dianjurkan untuk dibaca oleh kaum manusia. Karakter utama dari game ini adalah seekor burung. Burung jenis apa saya tidak tahu, yang jelas, dari yang saya lihat, Flappy Bird ini adalah burung yang sangat malang. Bayangkan saja, burung ini cuma punya kepala dan sayap saja, tidak punya leher, tidak punya badan, dan tidak punya kaki atau dengan kata lain burung itu mengalami -maaf- cacat fisik.

image

Dengan segala keterbatasannya, burung itu terus mengepakkan sayapnya menghibur siapa saja yang memainkannya. Bahkan, salah satu sumber mengatakan bahwa burung tersebut, di tengah keterbatasannya, mampu membuat pembuatnya menghasilkan Rp600juta per hari. Luar biasa sekali bukan? Jadi, sepantasnya bagi kalian burung-burung yang lain untuk mencontoh FlappyBird yang tidak pernah malu dengan keterbatasannya tampil di hadapan 50juta orang yang sudah mengunduhnya di PlayStore maupun APP Strore sehingga dapat membuat hal yang baik bagi pemilik kalian. Janganlah mencontoh Angry Birds, karena dia adalah burung pemarah yang hanya gara-gara telurnya dicuri jadi menyerang bangsa babi dengan mengorbankan sanak familinya Jangan contoh Angry Birds, karena pemarah merupakan sifat syaitan. Wallahualam.

image

Itulah kira-kira pelajaran yang dapat kita ambil dari permainan FlappyBird ini. Pelajaran memang dapat diambil dari manapun, asal kita mau berpikir dan jeli melihatnya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saya. Selamat ber-FlappyBird ria.

Nb: Baru kemaren tenar, kayanya game ini bakal dapet saingan dari game yang serupa yang bernama Iron Pants. Ada yang udah main Iron Pants?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s